Thursday, September 28, 2006

tanpa judul

Kekasih...
aku bukan dingin yang setia pada malam
aku bukan panas yang setia pada surya
aku bukan semilir yang ada di mana angin berada
aku bukan pasir yang turut kemana ombak membawa

kekasih...
aku tak mampu memberi laksana mentari
aku tak mampu berkorban ibarat lilin di kegelapan

kekasih...
aku hanyalah manusia biasa
yang punya cinta karena
kau beri cinta

kekasih...
aku hanyalah setangkai melati
yang kan layu dan tak wangi
bila tak kau sirami...

Jogja, 28/09/2006 19.49

Wednesday, September 27, 2006

penyesalan

akhirnya ia datang juga
ia selalu datang di akhir cerita
ia datang mengikis semua cinta
ia datang menggoyahkan iman
ia datang mengguncang keikhlasan
ia datang mengebiri kesabaran
ia datang memenggal akal...

Ya Allah...
aku sudah tidak punya apa-apa

Tuesday, September 26, 2006

ternyata...

ternyata...
aku masih terluka
sakit itu masih nyata
pahit itu masih ada
getir itu masih terasa

ternyata...
aku mudah memaafkan
tapi tak mudah melupakan
aku bisa mencintai
sanggup pula membenci

ternyata...
segores luka tak jua hilang
dibasuh cucuran air mata darah

ternyata...
aku sanggup menyayangi sepenuh hati
juga mendendam sampai mati

ternyata...
aku dapat tulus memaafkan
tapi tak sanggup melupakan,
karenaaku masih terluka
sakit itu masih nyata...

(Mlg, 5Mei2006)

Monday, September 25, 2006

apakah

bila jalanku terantuk
apakah aku harus
membawa luka
sepanjang masa?

bila jalanku berkerikil
apakah aku mesti
menangisi perih
hingga ke akhir?

kapan kau akan bangkit, jiwaku?
apakah selamanya seperti ini
akan kau jalani hidup?

apakah kau masih ragu, hatiku?
bahwa kau tak butuh cinta
yang bisa bermata dua

aku...aku...
tolong aku, aku masih bingung...

sucikan aku...

tolong aku, bebaskan aku
dari rasa sakit itu

tolong aku, bersihkan aku
dari rasa kecewa itu

tolong aku, jauhkan aku
dari rasa marah itu

tolong aku, sucikan aku
dari dendam itu

tolong aku
plis....

tolong dekap aku...

Tuhanku
ini ramadhan
tapi aku tetap tak mampu
melupakan bayang sprei biru itu

Tuhanku
tolong dekaplah aku
berilah ketenangan-Mu
lepaskanlah sgala gusarku
aku pasrah hanya pada-Mu

Tuhanku
aku sepertinya tak mampu
menanggung semua pilu
mengapa Kau biarkan aku tahu?

Tuhanku
tolong dekap aku
aku hanya ingin merasakan-Mu
jauh lebih dalam di hatiku
tolong dekaplah aku Tuhan
jadikanlah aku pantas untuk itu

Tuesday, September 19, 2006

kecewa

hai lelaki
aku kecewa

hai sahabat
aku marah

hai lelaki sahabat
aku muak!

adakah hal lain
yang bisa kau lakukan?
selain menghianatiku
dan segenap percayaku

hai lelaki
jangan mendekat
aku benar-benar muak!

kenapa

berdiri...
dengan niat suci
menuai caci

dia tertawa
dia mencibir
dia menghina
dia menantang
dan dia merasa kasihan!

kaulah yang harus dikasihani
kaulah yang harus dihina
tapi aku tak melakukannya
kenapa kau lakukan padaku?

Friday, September 15, 2006

pinta

Tuhan...
aku masih hamba-Mu kan?
imanku masih ada kan?
tolong bawalah aku
lebih dekat pada-Mu
agar aku tak lagi
kedinginan dan ketakutan

...

aku rindu...
mendendangkan keindahan
melantunkan kebahagiaan
menyanyikan rasa syukur

aku bosan...
mendendangkan kesuraman
melantunkan kesedihan
menyanyikan rasa sesal

bantu aku Tuhan...
tuk melihat indah dalam kesuraman
tuk merasa bahagia dalam kesedihan
tuk bersyukur dalam penyesalan

bantu aku Tuhan...
i have nothing, only You...

cinta

cinta itu memang putih
kita yang membuatnya berwarna

cinta itu kebaikan
nafsu yang membuatnya jadi kejahatan

cinta itu lembut
amarah yang membuatnya keras

cinta itu menyenangkan
bodoh yang membuatnya menyakitkan

cinta itu membahagiakan
tipisnya iman yang membuatnya menghancurkan

dari batas

dari batas nol
aku coba berdiri, berkemas
mengumpulkan serakan nafas

dari batas titik beku
aku coba mengeruk
sisa asa masihkah tersisa

luka itu demikian pedih
menguapkan semua nyali
aku ketakutan
dari batas ini

Thursday, September 14, 2006

nol

mungkin memang cinta itu masih tersisa
tapi ia tlah terkubur amarah dan kecewa
terurug benci, dendam dan terkunci sakit hati...
tak kan ada yg bisa membebaskannya kembali

sudahlah
aku sudah menyerah
aku benar-benar lelah

tak ada lagi tenaga
untuk kembali membangun cinta
karena percaya itu sudah kau tebang semua

lelah

sudah cukup
aku sungguh lelah
menangis dalam sunyi
tertawa dalam luka
berseri dalam perih
hangat dalam derita
aku sudah sangat lelah
ijinkan aku berhenti

beku

Tuhan...
aku tak dapat merasakan hatiku
dingin itu terlalu beku...

here i am

here i am
standing with a mask
smile while hurt

here i am
breath...with
bloody love