aku tak perlu sedih
karena selalu ada hikmah
di balik setiap perih
Thursday, January 29, 2009
Friday, January 09, 2009
9 Januari Malam Hari...
aku ingin kamu di sini
tapi kamu memilih pergi
memuaskan hasratmu sendiri
padahal esok hari
kamu akan pergi sekian hari
sekali lagi, demi kesenanganmu sendiri
aku sampai bosan bertanya dalam hati
sampai kapan kau akan mengerti
atau setidaknya menyadari
bahwa kamu sudah keterlaluan sekali
meskipun aku menyadari
kau laki-laki yang baik sekali
tapi aku tak puas dengan pernikahan ini
aku tak pernah sepenuhnya bahagia sebagai istri
karena kamu tak bisa menakar egomu sendiri
akan seperti apakah keluarga kita nanti?
akankah aku mati berdiri di suatu pagi?
akan kau bawa kemana pernikahan ini?
kau tak pernah memberi tujuan pasti
jalani saja, selalu itu yang kau turuti
sementara aku kian bimbang setiap hari
tak pernah ku bayangkan pernikahanku akan seperti ini
dikendalikan oleh imam yang bahkan tak mampu mengukur dirinya sendiri
tapi kamu memilih pergi
memuaskan hasratmu sendiri
padahal esok hari
kamu akan pergi sekian hari
sekali lagi, demi kesenanganmu sendiri
aku sampai bosan bertanya dalam hati
sampai kapan kau akan mengerti
atau setidaknya menyadari
bahwa kamu sudah keterlaluan sekali
meskipun aku menyadari
kau laki-laki yang baik sekali
tapi aku tak puas dengan pernikahan ini
aku tak pernah sepenuhnya bahagia sebagai istri
karena kamu tak bisa menakar egomu sendiri
akan seperti apakah keluarga kita nanti?
akankah aku mati berdiri di suatu pagi?
akan kau bawa kemana pernikahan ini?
kau tak pernah memberi tujuan pasti
jalani saja, selalu itu yang kau turuti
sementara aku kian bimbang setiap hari
tak pernah ku bayangkan pernikahanku akan seperti ini
dikendalikan oleh imam yang bahkan tak mampu mengukur dirinya sendiri
Subscribe to:
Posts (Atom)
